Serena Williams Petenis Wanita Terbaik Sepanjang Masa Menaklukkan Kerber di Final Wimbledon

Serena Williams Petenis Wanita Terbaik Sepanjang Masa Menaklukkan Kerber di Final Wimbledon


Sepanjang karir tennisnya  Serena Williams telah banyak memenangkan gelar Grand Slam. Gelar terakhir yang dia capai kemarin adalah dari kerja kerasnya menaklukkan lawan terberatnya dalam pertandingan ini yaitu petenis asal Jerman, Angelique Kerber dengan skor 7-5, 6-3. 

Kemenangan Serena di Wimbledon menambah total tropi yang dia dapatkan di Grand Slam menjadi 22 tropi dan menempatkan posisinya sejajar dengan Petenis Wanita fenomenal asal Jerman, Steffi Graf yang memperoleh jumlah tropi yang sama di Grand Slam di sepanjang karirnya, tapi Serena masih mempunyai kemungkinan untuk menambah koleksi kemenangannya karena di usianya yang sudah mencapai 35 tahun, Serena belum terlihat tanda-tanda akan gantung raket dan kondisi fisik serta permainannya masih sangat prima. Kemenangan Serena Williams di Wimbledon menjadi kemenangan Grand Slam ke-9 sejak dia berusia 30 tahun.  

Setelah kegagalan dalam 3 kejuaraan Grand Slam sebelumya yang terakhir dikalahkan oleh Kerber di Final Australian Open pada bulan Januari tahun ini, petenis Peringkat 1 dunia ini bermain dengan sangat baik. Pada babak pertama Serena Williams mendapat tekanan yang cukup kuat oleh Kerber walaupun pada akhirnya Serena Williams mampu mengakhiri babak Pertama dengan skor 7-5. Pada babak kedua dia bermain lebih agresif lagi dan menampilkan permainan terbaiknya. Serena menutup babak kedua dengan skor 6-3. 

Serena Williams patut berbahagia karena kekalahan di Semifinal US Open 2015 oleh Roberta Vinci, dilanjutkan lagi kekalahannya di Final Australion Open 2016 oleh Kerber dan yang terakhir dikalahkan oleh Muquruza Blanco G di Final Rolland Garos 2016 pada bulan Juni menunda kemenangan ke 22 Grand Slamnya yang akhirnya bisa dia capai di Wimbledon 2016.

Tahun ini menjadikan tahun kerja keras Serena untuk memperoleh impian gelar Grand Slam ke-22nya yang sempat tertunda tahun lalu di US Open. 2 kekalahan dari petenis hebat dunia Kerber dan Muquruza Blanco G menyebabkan Serena Williams tidak bisa tidur nyenyak beberapa malam di sepanjang Wimbledon 2016 dan dia mengaku lebih stress beberapa saat sebelum Final Wimbledon dimulai.

Kerber yang menjadi Finalis Wimbledon 2016 tidak merasa sedih atas kekalahannya. Dengan pencapaian pertama dia di Final Wimbledon dan kemenangan pertama Grand Slamnya di Australia Open 2016, Kerber berharap akan menjadi  lebih baik lagi kedepannya dan mencapai babak Final di beberapa Grand Slam berikutnya atau bahkan menjuarainya.

Atas pencapaian Kerber menembus babak Final Wimbledon 2016, peringkat dunianya akan naik menjadi ke-2 yang sebelumnya peringkat-4. Pada babak Final Wimbledon bagian Pria masih berlangsung sampai dengan saat ini yang mempertemukan Andy Murray (2) dengan Milos Raonic (6). 

Apabila Serena Williams memperoleh kemenangan Grand Slam terakhir di tahun ini (US Open), kemungkinan Serena Williams akan dinobatkan menjadi Petenis Wanita terbaik sepanjang masa. Wow .. Great Job Serena Williams.


Ruang Olahraga