Cara Menjaga Muatan Container Di Kapal Saat Berlayar

Cara Menjaga Muatan Container Di Kapal Saat Berlayar
Sumber: worldmaritimenews


Ada beberapa cara menjaga muatan yang kemas dalam Container di kapal saat berlayar. Pada Kapal Container, Muatan Container diletakkan di atas double bottom (lantai dasar kapal) yang diletakkan menumpuk sampai beberapa tingkat sesuai dengan peraturan IMO. Untuk SPCB (self Propelled Container Barge) yaitu tongkang yang dimodifikasi menjadi kapal pengankut Container, muatan Container diletakkan diatas main deck (geladak kapal).

Muatan Container yang ditumpuk keatas diberi pengaman berupa lashing. Ketika kapal berlayar dilaut, kapal mengalami hambatan berupa gelombang laut yang menyebabkan gerakan rolling dan picthing pada kapal. Gerakan Rolling dan Pitching ini tidak hanya berbahaya kepada muatan Container yang bisa saja jatuh kelaut, tapi juga mengganggu stabilitas kapal itu sendiri. Untuk itu penanganan muatan Container harus lebih hati-hati untuk memastikan keamanan muatan dan kapal saat berlayar.

Pengawasan muatan Container pada saat kapal berlayar memiliki hal yang sama penting dengan persiapan ketika muatan Container akan di pindahkan ke kapal Container (loading). Officer atau ABK harus mengetahui dan mengerti cara kerja seluruh peralatan / tools yang digunakan untuk menangani muatan Container.  

Berikut ini point-point penting yang harus diperhatikan untuk menjaga muatan Container di Kapal saat berlayar:

#1 Periksa Lashing

Pemasangan lashing yang benar adalah hal yang paling penting dalam aspek keamanan muatan pada kapal. Setiap ABK  (Anak Buah Kapal) yang bertugas untuk pengawasan loading dan unloading harus mengetahui dan memahami cara proses lashing yang benar dan aman pada kapal.

Cara Menjaga Muatan Container Di Kapal Saat Berlayar
Sumber; Joc.com

Ketika kapal berlayar, lashing harus diperiksa setidaknya sehari sekali dan dikencangkan jika dipelukan.

Apabila kapal memasuki atau berlayar pada perairan yang bergelombang tinggi dan cuaca buruk, lashing harus serinig dicek dan dilakukan penambahan lashing jika diperlukan.


#2 Periksa secara berkala Container yang mengangkut muatan berbahaya

Kerusakan pada container bermuatan berbahaya
Sumber: ebah.com
Muatan Container yang berbahaya harus dilakukan pengecekan secara berkala, terutama pada saat cuaca buruk. Muatan berbahaya harus sering dicek apakah mengalami kebocoran atau kerusakan pada saat kapal berlayar. 


#3 Periksa secara berkala untuk reefer container

Reefer Container adalah Container yang memiliki sistem pendingiin untuk menjaga temperatur didalam Container sehingga muatan yang ada didalamnya tidak rusak. Reefer Container harus diperiksa setidaknya dua kali dalam sehari. Pemeriksaan berkala ini bertujuan untuk mengetahui muatan mana yang diduga rusak.

Cara Menjaga Muatan Container Di Kapal Saat Berlayar
Sumber: Zim.com

Pada kondisi buruk Reefer Container harus sering dilakukan pengecekan terutama pada saat hujan. Apakah muatan sudah bercampur dengan air atau ada terdapat kebocoran pada Refeer Container.

Mengecek seluruh muatuan Container pada deck compartment harus dilakukan untuk mengetahui kondisi lashing dan muatan Container.

Apabila terjadi kerusakan muatan walaupun sudah melakukan tindakan pengecekan secara berkala pada muatan Container, Kapten Kapal harus mengambil tindakan untuk meminimalisir kerusakan yang terjadi. Kapten juga harus melaporkan kejadian tersebut ke Perusahaan dan mencatat di log book kapal.

Laporan kerusakan tersebut juga dibuat bersamaan dengan sea protest yang akan di laporkan pada pelabuhan berikutnya. 

Semoga artikel tentang Cara Menjaga Muatan Container Di Kapal Saat Berlayar dapat bermanfaat bagi Pembaca. 


Ruang Marine