Mengoprek Planned Maintenance System (PMS) CI8

Sebelum pembahasan mengenai Planned Maintenance System (PMS), akan dijelaskan terlibih dahulu definisi dari PMS.

Mengoprek Tuntas Planned Maintenance System (PMS) CI8

I PENGERTIAN PLANNED MAINTENANCE SYSTEM (PMS)

Planned Maintenance System  (PMS) adalah sistem perawatan kapal yang dilakukan secara terus menerus atau berkesinambungan terhadap peralatan dan perlengkapan agar kapal selalu dalam keadaan laik laut dan siap operasi.
Perawatan kapal merupakan pekerjaan rutin yang dikerjakan pada saat kapal standby ataupun sedang beroperasi. Fungsi perawatan kapal sendiri untuk menjaga performa kapal dan mencegah / mengurangi kerusakan pada permesinan dan peralatan kapal. 

Penerapan perawatan kapal saat ini biasanya dilakukan berdasarkan pengalaman para Captain dan Chief Engineer Kapal, bahkan ada yang melakukan perawatan kapal berdasarkan style suku tertentu. Ini menyebabkan tidak ada standard dan pedoman dalam merawat kapal, apalagi crew kapal kerap di rolling per enam bulan atau satu tahun sekali sesuai dengan kebijakan Perusahaan Pelayaran.


II TIPE MAINTENANCE

Sebelum pembahasan lebih lanjut mengenai seluk beluk PMS dan software CI8. Mari kita lihat tipe-tipe dari maintenance:

Mengoprek Tuntas Planned Maintenance System (PMS) CI8Mengoprek Tuntas Planned Maintenance System (PMS) CI8



III PMS DIMATA ISM CODE

Padahal dalam ISM Code yang di amandemen pada tahun 2002 elemen 1.4 sudah jelas menghimbau Perusahaan Pelayaran untuk membuat sistem manajemen keselamatan untuk dijadikan standard perawatan kapal dan pencegahan polusi serta keselamatan manusia di laut.

ISM Code terdiri atas 16 elemen. Pada elemen 10 membahas mengenai pemeliharaan atau perawatan kapal dan perlengkapannya. Pada elemen 10 dijelaskan point-point yang harus masuk dalam prosedur PMS:
  • Lambung kapal dan bangunan atas kapal
  • Alat keselamatan, alat pemadam kebakaran dan peralatan pencegah polusi
  • Peralatan navigasi
  • Steering Gear
  • Jangkar dan peralatan mooring
  • Mesin Induk dan Mesin Bantu.
  • Pompa ballast, bilga dan sistem separator
  • Alat Komunikasi
  • Water disposal Equip.
  • Sistem deteksi kebakaran: gas, panas dan api.
  • Peralatan Towing

Dari point2 yang disebut diatas bisa dibayangkan apabila semuanya dibuatkan standard yang didasarkan manual dari peralatan atau mesin tersebut ataupun dari Biro Klasifikasi, Government Rule dan Industrial standard. Sistem perawatan kapal akan menjadi jelas untuk panduan kerja crew dalam merawat kapal dan sangat membantu dalam membuat perencanaan pekerjaan yang akan membantu crew kapal sendiri dalam melaksanakan tugasnya.


IV PENERAPAN PMS DI KAPAL

Di kapal sendiri penerapan PMS dibagi menjadi dua berdasarkan tugas crew kapal:
  • Engine Department
  • Deck Department

IV.1 Engine Department

Setiap Masinis memiliki tugas masing-masing dalam menerapkan sistem perawatan kapal. Sebagai contoh:
  • Mesin Induk pada equipment Cylinder Cover dilakukan Overhaul pada 6000 jam berdasarkan manual book dan dilakukan Continous Machinery Survey (CMS) pada interval 60 bulan berdasarkan Biro Klasifikasi. Chief Engineer dan Biro Klasifikasi (CMS) bertanggung jawab atas pekerjaan tersebut.
  • Mesin Bantu dilakukan CMS pada interval 60 bulan. Tugas ini masuk dalam tanggung jawab Chief Engineer dan Biro Klasifikasi.
  • Hydraulilc Oil pada Lifeboat dilakukan inspeksi setiap 3 bulan sekali. Tugas ini masuk dalam tanggung jawab masinis 4.


IV.2 Deck Department

Begitu juga dengan deck department. Setiap Officer memiliki tugasnya masing2 dalam perawatan kapal, contoh:
  • Plat Area Deck dilakukan pengecatan setiap interval 6-12 bulan, tergantung dari kondisi cat. Pekerjaan ini masuk dalam tanggung Chief Officer.
  • AIS dilakukan Service setiap 12 bulan dan yang bertanggung jawab 2nd Officer.
  • Lifeboat equipment dilakukan inspeksi setiap minggu dan setiap bulan, yang bertanggung jawab 3rd Officer.
  • Fog Horn, dilakukan inspeksi setiap 3 bulan sekali dan yang bertanggung jawab 2nd Officer.

Walaupun yang mengerjakan crew kapal atau kontraktor. Tanggung jawab penuh akan perawatan kapal, mulai dari perencanaan sampai pengesahan pekerjaan sudah selesai dikerjakan sesuai dengan prosedur di pegang oleh officer perwakilan kantor biasa disebut superintendent.


V PMS CI8

Ini merupakan link -->Penjelasan tentang PMS CI8 

Mengoprek Tuntas Planned Maintenance System (PMS) CI8
PMS CI8 adalah software planned maintenance system buatan Indonesia yang dapat membantu kelancaran perawatan kapal dan menjaga utilitas kapal agar lebih maksimal.  CI8 terdiri dari 2 versi: dekstop (intranet) dan online yang dapat diakses dimana saja selama ada akses internet. Untuk online version selain dapat diakses di PC atau Laptop, dapat juga diakses di Android dan IOS.

Didunia Industri Maritim ada beberapa software PMS yang sudah beberapa perusahaan pelayaran di indonesia gunakan, tapi CI8 hadir dengan memiliki kelebihan;
  1. Memiliki 2 versi offline dan online, sesuai dengan kebutuhan Perusahaan Pelayaran.
  2. Harga lebih murah (50-75%) dari software PMS yang sudah ada.
  3. Bisa di custom sesuai dengan kebutuhan Perusahaan.
  4. Tutorial dan video penjelasan software menggunakan bahasa indonesia, sehingga mudah dipahami.
  5. Training program bisa dilaksanakan lewat online atau di tempat yang disediakan.
  6. Ikut mengembangkan industri kreatif Indonesia

Kekurangan dari software CI8:
  1. Kurang dikenal, karena masih promosi dari mulut kemulut.
  2. Hanya digunakan untuk Perusahaan Pelayaran Indonesia.

Tujuan & Manfaat software CI8:
  1. Menetapkan standar perawatan kapal sehingga kapal mampu beroperasi dengan aman.
  2. Mencegah ketidaksiapan kapal ketika akan dioperasikan, karena kapal tidak siap dalam hal teknikal dan kesiapan sertifikat.
  3. Memastikan pencatatan dan laporan pemeliharaan kapal secara konsisten berjalan di atas kapal dan di kantor.
  4. Memastikan status sertifikat pada kapal.
  5. Mencegah engine breakdown dengan melakukan maintenance secara berkala.
  6. Mengoptimalkan biaya maintenance dan docking kapal
  7. Mencegah terjadinya offhire pada kapal akibat kapal tidak melakukan maintenance yang benar.
  8. Memberikan nilai jual yg lebih tinggi saat kapal akan dijual dikarenakan memiliki record data maintenance kapal yang lengkap.

Untuk menggunakan software PMS CI8, diperlukan beberapa data, seperti:
  1. Final Drawing.
  2. Gambar Detail Mesin.
  3. Manual Book Mesin dan Peralatan
  4. Laporan Survey Status.
  5. Laporan Tes Mesin.
  6. Inventory spare part and tools

Fitur-fitur yang ada dalam Software CI8:
  1. Module administration berfungsi untuk menjelaskan istilah-istilah di dalam program CI8.
  2. Module Hierarcy berisi tentang data equipment, perkerjaan dan part kapal (inventory).
  3. Module Maintenance Plan  berfungsi melihat data maintenance kapal pada rentan waktu yang dipilih.
  4. Module Surveys & Certificate menjelasankan tentang status sertificate pada kapal dan menampilkan laporan sertificate.
  5. Module Grafic berfungsi untuk menampilkan grafik dari maintenance kapal berdasarkan beberapa variabel.

Output yang akan didapatkan:
  • Laporan Jadwal maintenance
  • Laporan status update sertifikat kapal
  • Laporan hasil pekerjaan crew kapal dan kontraktor.
  • Inventory status.
  • Grafik performa maintenance tiap departemen dan pejabat yang berwewenang.
Penjelasan dengan video tentang Program PMS CI8 bisa dilihat di==>Planned Maintenance System / Sistem Perawatan Kapal


Alur Dokumentasi Program CI8:

Mengoprek Tuntas Planned Maintenance System (PMS) CI8



Semoga artikel ini dapat menambah wawasan mengenai Planned Maintenance System di Kapal. Untuk lebih detailnya lagi bisa masuk ke link ini ---> Indonesia Marine Home

Ruang Marine