Aplikasi Qlue Teman Apa Lawan Kota Jakarta??

Aplikasi Qlue Teman Apa Lawan Kota Jakarta??
Laporan Kemacetan, kok 1 jam, cuma jalan 300 meter??

Qlue merupakan aplikasi media sosial yang berfungsi untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melaporkan masalah yang ditemukan pada lingkungannya dan menangkap kejadian-kejadian penting disekitarnya dengan menggunakan bukti foto dan lokasi. Tujuan dari Qlue adalah untuk membantu meningkatkan kepedulian masyarakat di lingkungan dan ikut berperan serta membantu pemerintah memperbaiki masalah di kota Jakarta, sehingga tercipta lingkungan kota Jakarta yang lebih nyaman dan tertata rapih.

Dengan adanya aplikasi Qlue warga Jakarta dapat melaporkan kejadian yang terjadi di sekitar jakarta dan masalah sosial, contohnya seperti got mampet, balok batako menghalangi jalan, penjual makanan yang menggunakan bahu jalan, terjadi pelecehan di kendaraan umun, dan sebagainya. Pak Ahok sendiri sebagai Gurbernur DKI Jakarta sudah berkeinginan untuk menggunakan aplikasi ini sejak 2 tahun yang lalu.  

Aplikasi Qlue Teman Apa Lawan Kota Jakarta??
 Aplikasi Qlue Teman Apa Lawan Kota Jakarta??

Aplikasi Qlue ini juga bisa digunakan untuk keluhan pihak swasta, contohnya koneksi internet First Media yang sering terputus, Layanan Go-jek yang slow response bisa di laporkan ke aplikasi ini. Caranya sangat mudah, pengguna tinggal mengunduh foto atau bisa juga dalam bentuk teks mengenai keadaan yang mereka alami atau lihat. Laporan yang di buat oleh pengguna akan disebarkan ke satuan kerja perangkat atau petugas harian yang berada disekitar lokasi kejadian.

Tapi Permasalahan sekarang muncul beberapa aparatur pemerintah merasa keberatan dengan diberlakukannya penggunaan aplikasi Qlue ini di wilayah kerjanya. Beberapa Ketua RT dan RW di area Kota Jakarta melaporkan Pak Ahok ke Komisi A DPRD Jakarta karena merasa keberatan terhadapat kewajiban menggunakan aplikasi Qlue. Pak Ahok sendiri menyayangkan sikap mereka yang seakan-seakan menyeret masalah ini ke ranah Politik. Masalahnya Pak Ahok beranggapan kalau memang tidak suka dengan aplikasi Qlue ini kenapa tidak langsung menghubungi saya? kenapa harus ke DPRD.

Alasan yang kerap terjadi pada kedua RT atau RW adalah. mereka diharuskan membuat laporan minimal sehari 3 kali menggunakan aplikasi Qlue. Beberapa dari mereka mengungkapkan keluhan karena sebagian besar dari ketua RT atau RW memiliki pekerjaan utama yang memakan waktu cukup banyak dalam sehari. Jika ini diterapkan maka pekerjaan utamanya akan terganggu. Pak Ahok pun menimpali dengan santai. "Kalo gak ada waktu yah mundur, kalo gak mau mundur yah di pecat".  Belum lagi beberapa anggota yang kerja dilapangan dipaksa untuk bekerja cepat. Karena kalo tidak, laporan dari aplikasi Qlue akan terus pending dan  pekerja yang dilapangan akan mendapatkan rapor buruk apabila tidak segera ditindak lanjuti. Kemungkinan banyak dari dinas terkait yang merasa keberatan atas penggunaan aplikasi ini, karena proses pengenalan aplikasi dan penetapan kewajiban penggunaan aplikasi Qlue ini cukup singkat

Alasan Ahok untuk menggunakan aplikasi Qlue ini sebenarnya untuk melihat kinerja dari seluruh bagian yang terkait, seperti acuan membuat laporan administrasi keuangan, memantau kecepatan bekerja petugas harian di sekitar lokasi dan juga mendukung program Jakarta Smart City.

Setiap hal baru yang diterapkan, sudah pasti ada yang pro dan yang kontra. Sebagian menganggap Aplikasi Qlue kawan, sebagian menganggapnya lawan, tapi selama itu lebih besar kebaikannya dan bermanfaat bagi orang banyak serta lingkungan, seharusnya aplikasi ini harus diterapkan semaksimal mungkin di Jakarta

Ruang Digital, Ruang Politik