10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor

10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor

Pemodalan yang diperlukan suatu startup mengharuskan Founder untuk melakukan presentasi kepada pihak investor dan dalam artikel ini akan dibahas 10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor. Struktur presentasi yang solid dengan paduan kata yang tertata rapih tapi tidak kaku dapat menarik para investor untuk melihat dan mendengarkan seluruh presentasi.

Dalam presentasi pada pihak investor biasanya anda hanya diberikan waktu yang sempit, sehingga bahan presentasi harus benar-benar padat dan informatif. Berikut ini 10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor:

1. Elevator Pitch

Anda harus mampu memberikan ringkasan singkat tentang produk dalam waktu yang dibutuhkan untuk naik lift, kira-kira 30 detik. Disinilah diperlukan ketangkasan anda hanya dalam waktu 30 detik mampu menghubungkan investor dan meyakinkan mereka bahwa ide anda menarik dan mempunyai nilai jual.
Elliot Loh dari 500 Startups memberikan saran mengikuti rumus sederhana ini:

10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor


2. Masalah

Banyak Startup menciptakan produk yang sesungguhnya tidak 100% memecahkan masalah yang sebenarnya, tetapi lebih fokus pada kebutuhan pasar sementara.

Memang keuntungan dapat diperoleh dengan cepat akan tetapi permintaaan akan cepat hilang setelah pasar mencapai kematangan.

"Sebuah Masalah" adalah aset yang paling penting di mata investor. Ceritakan masalah yang ada dan akan lebih baik masalah itu kerap terjadi pada diri anda. Hindari memberikan berbagai macam informasi yang cenderung tidak fokus. Anda cukup memberikan kepastian kepada investor betapa mengerikan masalah yang ada dan belum ada yang menanganinya secara efektif.


3. Solusi

10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor

Dalam point ini anda harus menjelaskan dengan adanya produk anda, masalah yang ada sekarang ini mampu menyelesaikannya. Buatlah penjelasan tentang solusi dengan tidak mendekripsikan detail secara teknis, tapi dengan sebuah demo produk yang ditampilkan secara cepat (bisa digunakan dengan video animasi unik). 

Di tahap ini Founder startup sering mengalami kegagalan karena tertalu terfokus dengan teknis produk tapi tidak membuat investor mengerti mengapa produk anda mampu memecahkan masalah dengan efektif dan jauh lebih baik dari produk/hal lainnya.


4. Market Size atau Ukuran Pasar

Market Size merupakan jumlah keseluruhan orang yang mengeluarkan uang untuk digantikan dengan benda atau jasa yang dibutuhkan. Sebagai contoh di Jakarta konsumsi telor dalam 1 hari adalah 2 ton. harga untuk per kilogram telor adalah Rp20.000. Jadi kebutuhan pasar demi memenuhi kebutuhan konsumen telor dalam 1 hari adalah Rp40.000.000. 

Anda harus melakukan analisa ini dengan seksama, karena di point ini investor akan mengetahui seberapa besar pasar akan produk yang akan anda pasarkan.


5. Model Bisnis

Pada point ini anda harus mampu menjelaskan dengan sederhana bagaimana anda menghasilkan uang nantinya dan sitem pendapatannya (berulang atau hanya satu kali pembayaran setiap konsumennya). Harga dari produk tersebut tetap atau dinamis? 

Hindari menunjukkan aliran pendapatan dari banyak sumber yang berbeda karena ini cenderung membuat investor berfikir produk anda tidak mampu menopang hidupnya sendiri. 


6. Persaingan

Jangan takut untuk menampilkan beberapa pesaing yang sudah ada. Jelaskan keunggulan produk anda dibandingkan dengan produk lain. Hindari mengkritik negatif kepada produk lain karena sebenarnya investor tidak ingin mendegarkannya. Fokuslah pada pembuatan grafik pembanding dengan beberapa produk yang sudah ada. 

jelaskan perbedaan produk anda dengan produk lain sehingga produk anda bisa menjadi leader di pasar dengan tetap realistis dan tidak menghancurkan kompetisi yang ada.


7. Strategi Pemasaran / Marketing Plan

10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor

Ceritakan apa saja yang sudah anda lakukan sejauh ini untuk menangkap konsumen baru dan bagaimana hal ini dapat berkembang dari waktu ke waktu? Berikut beberapa hal yang bisa dijadikan referensi dalam startegi pemasaran:
  • Membuat kerja sama dengan orang yang berhubungan dengan produk anda. Contohnya apabila anda menjual produk sepatu anda bisa merencanakan kerja sama dengan perusahaan yang melakukan costum sepatu.
  • Buatlah video2 menarik yang bisa menjadi viral.
  • Dekati para influencer di pasar anda. Buatlah hubungan baik dengan mereka dan lanjutkan perbincangan serius terhadap usaha anda.

8. Tim Kerja

Ide yang sangat menarik dan potensial tidak akan bekerja dengan baik tanpa ada orang-orang yang mengerjakannya. Usahakan salah satu dari tim kerja anda memiliki pengalaman dan kemampuan yang baik dalam bidang usaha anda. Tim Kerja untuk startup tidak perlu dilakukan oleh banyak orang. 

Gunakan seefektif dan seefisien mungkin semua sumber daya yang ada. Tim kerja yang baik seharusnya memiliki keragaman background agar pemikiran akan produk lebih segar, tidak kaku, dan berkembang.


9. Proyeksi Dan Daya Tarik

Apa yang telah dicapai sejauh ini? Apakah anda sudah mendapatkan penghasilan? Apakah pengguna produk mengalami pertumbuhan? Apakah ada top client yang bisa ditunjukkan?? Apakah anda sudah mempunyai KPI yang relevan. Jika anda sudah memiliki kesemuanya. Hal-hal tersebut sebaiknya dijelaskan dalam presentasi anda.  


10. Kebutuhan 

10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor

Masukkan kedalam bahan presentasi anda tentang apa yang anda butuhkan untuk potensi produk anda. Tentukan apa yang dibutuhkan dan jelaskan secara rinci bagaimana dana akan didistribusikan. 

Pada tahap penjelasan kebutuhan dana yang dibutuhkan. Jelaskan secara detail dan tahap-tahapannya. Banyak startup memeberikan informasi kebutuhan dana untuk pengembangan usaha tapi tidak dijelaskan secara jelas dan sistematis yang berakibat investor ragu akan menanamkan investasinya.


Demikian artikel tentang 10 Point Penting Dalam Presentasi Startup Kepada Investor. Semoga dapat dijadikan bahan bagi yang akan membuat presentasi kepada investor dan mendapatkan apa yang diharapkan.
 

Ruang Bisnis