Seputar Kemudi Kapal

Kemudi Kapal

Kemudi merupakan komponen yang penting dari kapal. Jika kemudinya rusak, meskipun badan kapal serta instalasi mesinnya dalam keadaan sempurna kapal tidak bisa berlayar, serupa dengan baling-baling, kemudi umumnya juga terendam di dalam air, kondisinya secara rinci hanya bisa diamati ketika melakukan pemeriksaan lambung dasar kapal saat berada diatas dock. Pemeriksaan kemudi meliputi pemeriksaan perubahan bentuk/deformasi, adanya keretakan-keretakan dan keausan bantalan-bantalan poros dan pena-pena kemudi.

Berikut ini jenis-jenis kemudi kapal
- Kemudi tanpa pena kemudi (pintle)
seputar kemudi kapal
Kemudi Tanpa Pena Kemudi

- Kemudi dengan satu pena kemudi (pintle)
Seputar Kemudi Kapal
Kemudi Dengan Satu Pena Kemudi

- Kemudi dengan dua pena kemudi (pintle)
Seputar Daun Kemudi
Kemudi Dengan Dua Pena Kemudi

- Kemudi dengan banyak pena kemudi 
Seputar Kemudi Kapal
Kemudi Dengan Banyak Pena Kemudi

- Kemudi khusus

Seputar Kemudi Kapal
Kemudi Khusus





Konstruksi Pena Kemudi 
Permukaan bantalan pena kemudi biasanya diberi lapisan / selongsong yang terbuat dari campuran logam tembaga (copper alloy sleeve). Diujung lain yang tirus dibuat berulir untuk menempatkan mur pengikatnya. Jika murnya kendor dan lepas, pena kemudinya bisa jatuh, karena itu mur ditahan ditempatnya dengan pena atau plat (nut stopper)

Kerusakan Pada Pena Kemudi
Karena pena kemudi itu pendek, kemungkinan bengkok sangat kecil sekali. Jenis-jenis kerusakan dari pena kemudi adalah:

  1. Retak atau patah
  2. Selongsongnya lepas
  3. Korosi
  4. Selongsong dan bantalannya aus sehingga spelingnya menjadi besar 
  5. Selongsongnya longgar
  6. Mur pengikatnya lepas dan hilang
  7. Pengaman mur pengikat (nutstopper) dan pena pengaman bantalannya (bush stopper) aus.

Kemudi bisa dianalogikan seperti sebuah pintu, dan pena kemudi atau pintle-nya sebagai pena vertikal yang berada dalam engsel pintu. Konsekuensinya jika pena vertikalnya rusak, pintu tidak bisa dibuka maupun ditutup, dan pintu menjadi tidak berfungsi lagi.

Melepas Kemudi Kapal
Pada kemudi-kemudi model lama / konvensional yang memiliki pena kemudi dasar (upper pintle) dan pena kemudi bawah (lower pintle) atau hanya pena kemudi bawah saja, maka kemudi harus diangkat. Akan tetapi untuk kemudi-kemudi gantung (hanging rudder), kemudinya harus diturunkan; untuk kemudi jenis Simplex, rudder post harus dilepas/diturunkan. Dalam hal apapun, batang / tongkat kemudi harus dilepas, sambungan (poros) kemudi dan mesin kemudinya (steering gear) harus dilepas, penahan hentakan (jumping stopper) juga harus dicopot. 
Jika kemudi diangkat dengan dongkrak, maka letak dongkraknya harus dibawah kerangka kemudi vertical (verical frame of the rudder), kalau tidak dasar kemudi bisa melekuk. Jika urutan kerja tidak diiukti dengan benar, kemungkinan kemudi akan anjlok / jatuh dan bisa mematahkan telapak lingginya, sehingga pekerjaan ini harus dilakukan dengan hati-hati. 

Semoga artikel tentang Seputar Kemudi Kapal ini bisa bermanfaat bagi pembaca-pembaca sekalian dan sebagai tempat bertukar pikiran di blog ini. ^_^

Ruang Marine/Perkapalan