Cinta Sejati


Masalah dalam percintaan yang buyar pada kondisi yang sedang kasmaran merupakan kekecewaan yang sangat menyakitkan kita. Pada cinta asmara kita tidak benar-benar mencintai pasangan kita, kita hanya mencintai cara mereka yang membuat kita tersentuh. Yang kita cintai adalah “sengatan” yang kita rasakan dalam kehadiran mereka. Itulah sebabnya, ketika mereka tidak ada kita merindukannya dan meminta untuk mengirim foto, videocall ataupun pesan lewat smartphone. Tapi sengatan ini sebenarnya tidak berjalan sangat lama. ^_^

Cinta sejati adalah cinta yang tak mementingkan diri sendiri. Kita hanya peduli kepada orang lain. Kita berkata kepada mereka, “pintu hatiku akan selalu terbuka untukmu, apa pun yang kamu lakukan”, dan akan bersungguh sungguh dengan perkataan itu. Kita hanya ingin mereka bahagia. Cinta sejati itu langka.

Banyak dari kita suka berpikir bahwa hubungan istimewa kita adalah cinta sejati, bukan cinta asmara. Berikut ini adalah sebuah tes untuk menilai cinta anda termasuk jenis yang mana ^_^

Pikirkanlah pasangan anda. Bayangkan wajahnya dibenak anda. Kenanglah hari pertama anda bertemu dengannya dan saat saat indah bersamanya. Sekarang bayangkan anda menerima kabar kalo pasangan anda memiliki pasangan lain dan mereka bahagia menjalaninya, sampai suatu saat pasangan anda memilih untuk meninggalkan anda. Bagaimana perasaan anda??

Jika cinta anda adalah cinta sejati, anda akan begitu tergetar bahwa pasangan anda telah menemukan orang yang lebih baik dari anda, dan dia bahkan sekarang lebih bahagia. Anda akan merasa gembira karena pasangan dan orang tesebut dapat berbagi hidup bersama-sama. Anda akan sangat gembira karena mereka saling mencintai. Bukankah kebahagiaan pasangan anda adalah hal yang terpenting dalam cinta sejati anda? Cinta sejati itu langka.

Contoh cerita fiktif dibawah ^_^ :

Suatu hari hiduplah ratu yang sangat cantik dan memiliki sifat yang sangat dermawan. Ratu sangat mencintai kaum miskin di negaranya, hingga suatu saat ratu melihat keluar dari jendela istanya ke arah deretan kaum miskin yang mengantri menerima sumbangan dari pengawal ratu. Raja melihatnya dan menjadi cemburu karena merasa jarang diperhatikan oleh ratu yang lebih memikirkan kaum miskin. Dia memarahi sang Ratu dan menuntutnya untuk mengatakan siapa yang lebih dicintai sang Ratu, kaum miskin atau suaminya. Sang ratu yang pada dasarnya sangat mencintai kaum miskin dan sebagian kehidupannya dihabiskan dengan berkeliling kewilayah kekuasaan raja untuk mengantarkan bantuan yang dia kerjakan hampir setiap hari. Tetapi pada saat itu ratu sangat hati-hati jika suaminya marah besar karena memilih kaum miskin bisa-bisa hilang kepala ratu dipenggal. Sang Ratu ingin menjaga kepalanya tetap utuh, maka dia menjwab dengan kejujuran yang tak terbantahkan, “Saya mencintai diri saya sendiri lebih dari kalian semua” ^_^
Cinta Sejati

Semoga tulisan ini bermanfaat dan menjadi inspirasi. 

Ruang Kehidupan