Pahala Dalam Berbuat Baik Kepada Anak Yatim

Pahala Dalam Berbuat Baik Kepada Anak Yatim

Kesempatan kali ini saya ingin menulis di Ruang Reliji mengenai "Pahala Dalam Berbuat Baik Kepada Anak Yatim". ^_^

Kaum Muslimin dan Muslimat. Mukminin dan Mukminat. Ma'ashobirin dan Pak Amat. Tukang Kain dan Tukang Tomat. Yank Sudah kawin, ataupun yang belum Sunat ^_^.
Assalamualaikum Wr Wb.


Beberapa waktu lalu saya iseng-iseng buka kardus-kardus tempat penyimpanan buku-buku saya, maklum belum diizinin Allah beli lemari khusus nyimpen buku2 bacaan saya yang tersebar dimana-mana ^_^. Dari tumpukan itu saya menemukan Buku Islam yang membahas Pahala dan Dosa. Di bagian bab nya ada yang membahas tentang pahala berbuat kebaikan kepada anak yatim. Dizaman yang membuat manusia konsumtif akibat pengaruh pola hidup metropolitan, terkadang membuat orang lupa bahwa sebagian dari hartanya ada milik orang lain yang membutuhukan. Dari beberapa kisah yang saya rangkum dibawah ini semoga bisa membuka hati kita terbuka dan bergerak untuk membantu sesama terutama kepada Anak Yatim.

1. Dari Sahal bin Sa'ad, Rasulullah saw bersabda, "Aku bersama orang yang menanggung anak yatim berada di surga-beliau mengisyaratkan dengan jari-jarinya yang tengah dan telunjuk." (Diriwayatkan oleh Bukhari, Abu Daud, Turmudzi, juga Muslim dari Abu Hurairah dan Malik dari Shofwan bin Muslim).

2. Dari Ibn Abbas, Rasulullah saw bersabda, " Barangsiapa memungut anak-anak yatim dari orang-orang Muslim untuk dipelihara, kemudian memberi makan mereka, maka Allah akan memasukkannya ke dalam surga, kecuali ia mengerjakan dosa yang tidak dapat diampuni." (Diriwayatkan oleh Turmudzi. Ia mengatakan bahwa hadis ini hasan shahih)

3. Dari Abu Hurairah, Rasulullah saw bersabda. "Akulah orang yang pertama kali membuka pintu surga. Tetapi aku melihat seorang wanita segera menyusul. Maka aku bertanya kepadanya, "Siapakah kamu ini?' Ia menjawab, "Aku seorang janda yang tidak kawin lagi karena ingin menghormati anak-anak yatimku." (Diriwayatkan oleh Abu Ya'la).

4. Dari Abu Hurairah, diceritakan bahwa seorang datang menghadap Rasulullah saw melaporkan bahwa hatinya keras. Kemudian Rasulullah saw berkata kepadanya, "Usaplah kepala anak-anak yatim dan berikan makanan kepada orang-orang miskin." (Diriwayatkan oleh Ahmad, dan Sanadnya dapat dipercaya.)


Pahala Dalam Berbuat Baik Kepada Anak Yatim

Tapi yang lebih menarik dari kisah diatas adalah apakah kita akan tetap berbuat baik terhadap sesama jika kebaikan selama di dunia itu ternyata bukan modal untuk kehidupan kekal setelah ini?? ^_^ 

Ruang Reliji