Kenapa Kapal Ribuan Ton Bisa Mengapung??

Kenapa Kapal Bisa Mengapung

Sewaktu saya masih kecil saya sering sekali main kapal-kapalan yang dibuat dari bahan kertas yang dilipat-lipat sampai berbentuk kapal dan beranjak remaja sering melihat kapal di Pelabuhan Tanjung Priok jakarta. Pada saat itu saya berfikir gimana caranya yah kapal sebesar itu dan seberat itu bisa mengapung di laut, padahal beratnya mungkin bisa ribuan ton.

Faktor utama Kenapa Kapal Ribuan Ton Bisa Mengapung?? adalah kehendak Allah SWT ^_^. Walaupun saya belum bisa menjadi 100% muslim yang bertaqwa, tapi saya sangat percaya semua hal yang terjadi didunia ini atas kehendakNya termasuk kapal ribuan ton bisa mengapung.

Faktor lainnya adalah karena total berat kapal secara keseluruhan sama dengan gaya tekan keatas dari badan kapal yang tercelup dalam air (Volume dari badan kapal yang tercelup dalam air dikalikan masa jenis air laut). Prinsip ini saya dapatkan dari Pernyataan Archimedes: "Suatu benda yang dicelupkan sebagian atau seleruhnya ke dalam zat cair akan mengalami gaya apung yang besarnya sama dengan zat cair yang dipindahkan oleh benda tersebut".

Dalam istilah perkapalan berat kapal total disebut Displacement (D), yang merupakan penjumlahan dari DWT (Dead Weight Tonnage) dan LWT (Light Weight Tonnage).
DWT: Berat muatan kapal (cargo) dan barang bawaan lainnya.
LWT: Berat konstruksi kapal, kapal dan instalasi dalam kapal.

D =DWT + LWT

Untuk mengetahui kapal bisa mengapung atau tidak nilai D harus sama dengan gaya tekan keatas dari kapal (L x B x T x Cb x massa jenis air laut).

Jadi:
D = L x B x T x Cb x Massa Jenis Air Laut

L= Panjang kapal
B= Lebar kapal
T= Tinggi kapal yang tercelup dalam air
Cb= Koefisien blok

Sebagai contoh sederhana dibawah ini diberikan contoh sebuah benda berbentuk kotak yang akan di letakkan di air. Apakah bisa mengapung atau tidak:
   
Kenapa Kapal Ribuan Ton Bisa Mengapung??
Perhitungan yang saya jelaskan merupakan pemahaman sederhana dalam mencari tau jawaban Kenapa Kapal Ribuan Ton Bisa Mengapung??. Dalam mendesain kapal sendiri terdapat variable-variable yang cukup rumit dan banyak yang harus di analisa sehingga kapal yang desain lebih optimal dalam hal operationnal dan nyaman bagi crew yang bekerja di atas kapal. 

Kondisi kapal yang mengapung bisa saja tenggelam akibat penambahan berat kapal yang disebabkan terjadinya kebocoran sehingga ruang-ruang kosong yang ada pada kapal menjadi terisi air laut. Hal ini bisa terjadi karena plat dari kapal sudah menipis diakibatkan laju korosi atau kapal mengalami benturan yang keras pada badan kapal yang dibawah air sehingga plat kapal robek dan air laut masuk ke dalam ruang kosong di kapal. 

Ruang Marine/Perkapalan