Sudahkah Kamu Mengenal Pahlawan Dalam Dompet Kamu??


"Uang...Lagi-Lagi..Uang..."Kutipan lagu Nicky Astria tahun 90an ini menggambarkan semua hal yang ada di dunia ini butuh Uang. Mungkin salah satu alasan kenapa uang lebih banyak bersimbol Pahlawan, karena uang memang "pahlawan" ketika kita membutuhkan sesuatu, kalau tidak ada uang yang diberikan Allah kepada kita, sudah barang pasti kita hanya bisa gigit jari :D.

Ngomong-ngomong masalah gambar Pahlawan yang ada di Uang, Sudahkah Kamu Mengenal Pahlawan Dalam Dompet Kamu??. Coba deh kita pikir-pikir lagi. Kalo lagi "cekak" gak punya uang. Pasti diantara kita suka ada yang "ngerogoh" kantong2 celana, tas atau selipan didalam dompet kita dan ketika dapat kertas warna merah, alias uang sepuluh ribu atau seratus ribu senangnya bukan main. hehe (pengalaman pribadi). Tapi rasanya kita kurang peduli dengan "pahlawan" kita ketika lagi bokek pengen beli makan or beli pulsa untuk memperpanjang paket internet. :P

Untuk itu mari kita mengenal lebih jauh siapa Pahlawan yang ada dompet kita:

Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp1000 adalah Pattimura, Pahlawan dari Maluku yang memiliki nama asli Thomas Matulessy, Lahir pada tanggal 8 Juni 1783 dan wafat pada tanggal 16 Desember 1817 (34 tahun). Pattimura wafat dengan cara eksekusi gantung oleh kolonial Belanda karena tidak ingin bekerja sama dengan kolonial Belanda. Pattimura merupakan koordinator perang melawan angkatan perang Belanda yang terkenal dengan pengalaman berperangnya dan memiliki sifat kesatria (kabaressi).


Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp2000 adalah Pangeran Antasari, Pahlawan asal Banjar Kalimantan Selatan ini lahir di Kayu Tangi, Banjar Kalimantan Selatan 1809 dan wafat pada tanggal 11 Oktober 1862 (53 tahun) akibat penyakit Paru-paru dan Cacar. Dalam pertempurannya melawan Belanda Pangeran Antasari sangat menjunjung tinggi slogan "Haram Menyerah" dalam perjuangan. Pangeran Antasari juga dijadikan ikon perjuangan kota Banjar bagi sebagian penduduk asli. 




Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp5000 adalah Tuanku Imam Bonjol, lahir Sumatra Barat tahun 1772 dan wafat Pada Tanggal 6 November 1864 di Minahasa. Tuanku Imam Bonjol merupakan pemimpin dari kaum Padri yang bersama-sama dengan kaum adat memperjuangkan hak-hak masyarakat Minangkabau dan wilayahnnya dari Belanda. 













Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp10.000 adalah Sultan Mahmud Badaruddin II, lahir di Palembang 1767 dan wafat di Ternate 26 September 1852 (85 tahun). Sultan Palembang ini merupakan Pangeran Melayu Terkaya yang memiliki emas yang ditimbun oleh leluhurnya dan dia beberapa kali melakukan peperangan terhadap Belanda dengan pasukannya, walaupun akhirnya kalah (bukan menyerah) dan diasingkan ke  Ternate dan wafat disana.












Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp20.000 ini adalah Oto Iskandar Di Nata, lahir di Bandung Jawa Barat 1897 dan wafat tanggal 20 Desember 1945 (48 tahun). Di masa penjajahan Jepang, dia pernah menjabat sebagai Pemimpin Surat Kabar Tjahaja pada tahun 1942-1945 dan menjadi anggota BPUPKI dan PPKI. Setelah pasca kemerdekaan, dia juga sempat menjabat sebagai Menteri Negara. Nama Oto Iskandar di Nata banyak dijadikan nama jalan di beberapa kota Indonesia, termasuk Jakarta (OTISTA).




Pahlawan dalam Uang Pecahan Rp50.000 ini adalah I Gusti Ngurah Rai, lahir di Desa Carangsari, Petang Kabupaten Badung Bali 30 Januari 1917 dan wafat pada 20 November 1946 (29 tahun). Dia dengan pasukan yang bernama "Ciung Wenara" melakukan pertempuran habis-habisan melawan Belanda untuk merebut wilayahnya, walaupun pada akhirnya kalah. Berkat kegigihannya I Gusti Ngurah Rai mendapatkan Gelar Bintang Mahaputra dan kenaikan pangkat menjadi Brigjen TNI (anumerta). Sebagai informasi tambahan mantan Presiden Soeharto pernah terpampang dalam uang pecahan Rp50.000 pada masa kekuasaannya. ^_^
















Kalo Pahlawan dalam pecahan Rp100.000 ini sepertinya semua orang sudah tau yah. President dan Wakil President Indonesia pertama. Bapak Soekarno dan Bapak Mohammad Hatta. Semoga jasa-jasa kebaikan beliau selalu terlimpahkan sampai akhir zaman. Aamiin.

Demikian ulasan yang berjudul "Sudahkah Kamu Mengenal Pahlawan Dalam Dompet Kamu?". Semoga bisa bermanfaat bagi yang membaca dan lebih menghargai bukan hanya nominal uangnya saja, tapi Pahlawan-pahlawan yang sangat berjasa dalam merebut Kemerdekaan Indonesia. MERDEKAAA...!!!

Ruang Pendidikan & Kebudayaan